Sabtu, 15 April 2023

Rangkuman : Topologi Jaringan

Rangkuman : Topologi Jaringan

    Pengertian Topologi Jaringan Komputer – Faktor kunci dalam menentukan kinerja jaringan adalah topologinya. Secara topologi berarti bagaimana suatu jaringan diorganisasikan. Setiap jaringan terdiri dari node yang berbeda dan node ini terhubung satu sama lain dengan link. Susunan link ini dengan cara yang berbeda menghasilkan berbagai jenis topologi jaringan. Tautan ini dapat didefinisikan baik secara fisik maupun logis.

 Mengenal Jenis-Jenis Komputer (7 Tipe Komputer)

Pengertian Topologi Jaringan Komputer 

    Topologi jaringan adalah pengaturan fisik dan logis dari node dan koneksi dalam jaringan. Node biasanya menyertakan perangkat seperti sakelar, router, dan perangkat lunak dengan fitur sakelar dan router. Topologi jaringan sering direpresentasikan sebagai grafik.

    Topologi jaringan menggambarkan susunan jaringan dan lokasi relatif arus lalu lintas. Administrator dapat menggunakan diagram topologi jaringan untuk menentukan penempatan terbaik untuk setiap node dan jalur optimal untuk arus lalu lintas. Dengan topologi jaringan yang terdefinisi dengan baik dan terencana, organisasi dapat lebih mudah menemukan kesalahan dan memperbaiki masalah, meningkatkan efisiensi transfer datanya

 Berikut jenis-jenis topologi jaringan beserta kelebihan dan kekurangannya :

1. Topologi Ring

    Pengertian Topologi Ring adalah dimana setiap komputer dihubungkan dengan komputer lain dan seterusnya sehingga kembali ke komputer pertama dan membentuk lingkaran (Ring)Biasanya topologi ini hanya menggunakan LAN card untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya.
 


Karakteristik topologi ring antara lain :

  1. Titik-titik dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan menyeruoai cincin.
  2. Tipe kabel yang biasa digunakan adalah kabel UTP
  3. Trouble yang dihadapi mirip dengan topologi bus, yaitu apabila satu titik rusak maka seluruh titik tidak dapat berkomunikasi dalam jaringan itu.
  4. Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah sehingga collision dapat dihindarkan
Kelebihan :
  • Mudah diimplementasikan.
  • Konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru bisa dibilang cukup mudah.
  • Biaya instalasi cukup murah, karena hanya membutuhkan Lan card dan kabel data saja.
Kekurangan :
  • Kinerja komunikasi dalam topologi ini dinilai dari jumlah/ banyaknya titik atau node.
  • Troubleshooting bisa dibilang cukup rumit.
  • Jika salah satu koneksi putus, maka koneksi yang lain juga ikut putus.

2. Topologi Star

    Topologi star atau topologi bintang Adalah semua node bergabung pada satu titik, titik ini disebut sebagai titik pusat, hub, atau switch, yang semua perangkat lain yang terpasang langsung, umumnya melalui UTP atau STP.
 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikzRHpbV2Ie3H3qhfMvAk54iZ23gxgdKq88rbEWewNsoNIibxBrdx4seq98CAgFMc4_IZmR4PItFP7wkmdkO1nxqO0Oy9W55I5MxYoMAqpKZpwHh6VZZDBg2eVyPa36Q34vv8cFTWTihQ/s1600/top+star.png 
 

Berikut ini adalah karakteristik Topologi Star,

  1. Semakin banyak perangkat user di topologi star yang terhubung dalam suatu HUB, maka kinerja jaringan akan menurun
  2. Setiap perangkat user akan berkomunikasi langsung dengan HUB
  3. Topologi star mudah untuk dikembangkan
  4. Jika salah satu perangkat user rusak maka jaringan masih bisa berjalan dengan baik
  5. Kabel UTP sebagai media transmisi
Kelebihan :
  • Kemudahan untuk mendeteksi masalah cukup mudah jika terjadi kerusakan pada jaringan.
  • Apabila salah satu komputer mengalami masalah, jaringan pada topologi ini tetap berjalan dan tidak mempengaruhi komputer yang lain.
Kekurangan :
  • Membutuh biaya yang cukup banyak karena topologi ini menggunakan banyak kabel dalam pembangunan topologi ini
  • Apabila switch/ hub yangg notabenya sbg titik pusat mengalami masalah, maka semua pc/komputer yg mengakses pada topologi ini pun mengalami masalah.

3. Topologi Bus

    Topologi bus adalah topologi yang hanya menggunakan satu kabel type coaxial disepanjang node client. Biasanya, ujung kabel coaxial tersebut umumnya diberikan T konektor yang merupakan kabel end to end. Topologi ini biasanya digunakan pada instalasi jaringan berbasis fiber optic, kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan client atau node.
 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxY2fXdFD94W6H_GKkKAyoQFhIK_oOi8EJ1lyBij35vaWJ4o4pVqqqcPF6aQ2Rg5wV60BW-oQIrtINLG2RV1fHRq1-Eq6Phx0hJhqfvAA_Ar94gkd6vU3BkrRNTVgYYlZdRTK73vWqHhY/s1600/bus.png
 

Topologi Bus mempunyai beberapa karakteristik, yaitu :

  1. Biaya yang murah dalam instalasi, karena hanya membutuhkan beberapa perangkat
  2. Proses instalasi mudah dan sederhana
  3. Node dihubungkan secara serial pada kabel, dan pada ujung kabel ditutup dengan terminator
  4. Tidak diperlukan sebuah HUB karena hanya butuh connector
  5. Jika salah satu perangkat ada yang rusak, maka seluruh jaringan dapat terjadi down, sehingga semua user tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut
Kelebihan :
  • Kabel yang digunakan sedikit sehingga tidak perlu mengeluarkan banyak biaya
  • Penambahan client/ workstation baru dapat dilakukan dengan mudah.
  • Topologi yang sangat sederhana dan mudah di aplikasikan
Kekurangan :
  • Apabila salah satu kabel pada topologi jaringan bus putus atau bermasalah, Hal tersebut akan mengganggu computer workstation/ client lainnya.
  • Proses sending (mengirim) & receiving (menerima) data kurang efisien, bahkan sering terjadi tabrakan data pada topologi ini.

4. Topologi Tree

    Topologi tree ialah topologi gabungan antara topologi star & serta topologi bus. Topologi jaringan ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda-beda. Topologi tree merupakan topologi jaringan yang banyak digunakan saat ini, karena topologi tree memiliki sistem yang mudah untuk manajemen jaringan. Topologi tree merupakan topologi jaringan yang kompleks, karena topologi tree biasanya digunakan untuk sistem jaringan utama.
 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-_mMORxmGVPo1RMMF6EVqC3dFpNOQK4S4naKcXQBvCl_Eby5A1h-kuuJf6tiMSOo-teNrpvn18A_nTMWRIfifzfjJqrojbq7ypYMTtgZxMKVz_QIRtOWFMYtmdoMxBgbGIYQON7TMWTE/s1600/topologi+tree.jpg
 
Kelebihan :
  • Mudah dikembangkan jadi jaringan yg lebih luas lagi.
  • Susunan data terpusat secara hirarki, hal tersebut membuat manajemen data lebih baik dan mudah.
Kekurangan :
  • Apabila terjadi kesalahan pada jaringan tingkat tinggi, maka jaringan tingkat rendah akan terganggu juga.
  • Menggunakan banyak kabel dan kabel terbawah (backbone) merupakan pusat dari teknologi ini.

5. Topologi Mesh

    Pada topologi ini setiap komputer akan terhubung dengan komputer lain dalam jaringannya menggunakan kabel tunggal, jadi proses pengiriman data akan langsung mencapai komputer tujuan tanpa melalui komputer lain ataupun switch atau hub. Secara pengertian topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat/pc dimana masing-masing perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainya dalam jaringan.
 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoIoN7wuMR_8HUty_A9G2GQwW8jpKlB-EFeDsEZRFMoLJIa1ANnR54vX83TgjJXf3xjj3jnYN8ppgkVvThQdpwcBpgsV0hoKbqhQ8bSDSiQWXmjU6R1XrRR8CGtlN_U9oisce_amd_Tug/s1600/topologi+mesh.png 
 

Karakteristik Topologi Mesh

  1. Susunan pada setiap peralatan yang ada didalam topologi mesh saling terhubung satu sama lain
  2. Jika peralatan banyak akan sangat sulit untuk melakukan maintenance pada topologi mesh
Kelebihan :
  • Kelebihanya adalah proses pengiriman lebih cepat dan tanpa melalui komputer lain
  • Jika salah satu komputer mengalami kerusakan tidak akan menggangu komputer lain.
Kekurangan :
  • Kekurangan dari topologi ini sudah jelas, akan memakan sangat banyak biaya karena membutuhkan jumlah kabel yang sangat banyak dan setiap komputer harus memiliki Port I/O yang banyak juga.
  • proses instalasi sangat rumit.

6. Topologi Peer To Peer

    Topologi peer to peer adalah topologi yang hanya memanfaatkan 2 buah computer/PC untuk saling berkomunikasi. Pada topologi ini kebanyakan memakai satu kabel yg menghubungkan antar 2 pc/komputer untuk proses pertukaran data.
 
 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjq4nc73GLtrhnZR9Zqs5Hr7cFM4oYeEMxMsglJSTO807tGl4EW7z4UOC0l0LEHbsoHr3uQXFNkIjmvkcyr4dnBZrYoCQdzU_uY74akIJNhS4phhn8xeuBOMaYMhyGyrHa6xd8YI5K5q6g/s1600/topologi+peer+to+peer.jpg 
 
Kelebihan :
  • Instalasi jaringan yg sangat mudah.
  • Masing-masing komputer dapat berperan sebagai client maupun server.
Kekurangan :
  • Keamanan pada topologi type ini bisa dibilang amat sangat rentan.
  • Sistem keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna.
  • Tidak dapat berkembang menjadi jaringan yang luas, karena hanya melibatkan 2 PC/komputer.

7. Topologi Linier

    Topologi linier atau biasaya disebut topologi bus beruntut. Topologi ini merupakan perluasan dari dari topologi bus dimana kabel utama harus dihubungkan ke tiap titik komputer menggunakan T-connector. Topologi tipe ini merupakan jenis yang sederhana menggunakan kabel RG-58.
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhMr9RSgwE2c7Cmw1fiUw2lCEihv2CLSeSFdHq3RZMbUuQhsmut8GIKzUgpsEitGSjSODuyqRtRIOJ2SY4WkVvWECDIe4JjDOS7QM51_bKNQjQMoFSDd_UpkL79I9XLEKlyS7YsaEEPy8/s1600/topologi+linear.jpg
 Kelebihan :
  • Hemat kabel
  • Mudah dikembangkan.
  • Tidak memperlukan kendali pusat.
Kekurangan :
  • Keamanan kurang terjamin
  • Memiliki kepadatan lalu lintas yang bisa dibilang cukup tinggi.
  • Biasanya kecepatan transfer tergantung kepada jumlah pengguna, kecepatan turun jika jumlah pemakai bertambah

8. TOPOLOGI HYBRID

    Topologi hybrid merupakan topologi gabungan antara beberapa topologi yang berbeda. Pada saat dua atau lebih topologi yang berbeda terhubung satu sama lain, disaat itulah gabungan topologi tersebut membentuk topologi hybrid. Topologi Hybrid terlihat lebih rumit karena merupakan gabungan dari topologi jaringan yang berbeda jenis. Contoh nya adalah gabungan antara topologi tree, star, dan mesh. 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgPrb4M4TGLTGX1B5MU8XdrbAEzX9vFUJvMwSDaKKZFxYfUzv4sEJw4tpwToYMuNdi985N3Vqh6RBoIH5Vmke8I8bof3NkfBrRFjebk-qfOERWPzOe6UO7lwhpaJXCer79JAqpaNvYjLJk/s1600/topologi+hybrid.jpg 
 
Kelebihan :
  • Freksibel
  • Penambahan koneksi lainnya sangatlah mudah.
Kekurangan :
  • Pengelolaan pada jaringan ini sangatlah sulit.
  • Biaya pembangunan pada topologi ini juga terbilang mahal.
  • Instalasi dan konfigurasi jaringan pada topologi ini bisa dibilang cukup rumit, karena terdapat topologi yang berbeda-beda.
SUMBER :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri yang Diunggulkan

Rangkuman : Topologi Jaringan

Rangkuman : Topologi Jaringan      Pengertian Topologi Jaringan Komputer – Faktor kunci dalam menentukan kinerja jaringan adalah topologin...